Bubarkan AHMADIYAH..!!

Juni 21, 2008 at 12:00 am | In Buletin S P I, Edisi 04 | 1 Comment

Oleh Redaksi dari Berbagai Sumber

Musuh umat Islam semakin jelas… antara hitam dan putih. Tragedi monas 1 Juni 2008 lalu, menjadikan umat Muhammad saw. bersatu padu untuk melawan pasukan munafik yang mengaku Islam tapi mengacak-acak aqidah umat dari dalam.

Ahmadiyah mengaku kelompoknya adalah Islam. Padahal aqidah yang diajarkannya adalah sesat. Mirza Ghulam Ahmad (MGA) pendiri Ahmadiyah, mengaku sebagai nabi dan mengaku menerima wahyu, hingga ia punya kitab suci yang. diberi nama Tadzkirah. MGA juga mengkafirkan orang-orang yang tidak beriman kepadanya; “Seseorang yang tidak beriman kepadaku, ia tidak beriman kepada Allah dan RasulNya. (Haqiqat ul-Wahyi, hal. 163). Juga perkataannya, “Sikap orang yang sampai dakwahku kepadanya tapi ia tak mau beriman kepadaku, maka ia kafir. (S.k. al-Fazal, 15 Januari 1935).

Sobat, jangan lupa! Kalangan penyeru kebebasan beragama seperti AKKB juga sering menghina ajaran Islam. Guntur Romli, salah seorang aktivis AKKBB, dalam sebuah tulisannya di Jurnal Perempuan pernah memutarbalikkan ayat-ayat al-Quran untuk menghalalkan homoseksual dan lesbian. Ia juga pernah menulis di sebuah koran ibu kota kalau al-Quran itu hasil contekan dari kitab-kitab sebelumnya. Musdah Mulia, salah satu pendukung AKKBB, yang pernah mengajukan Counter Legal Draft KompilasiHukum Islam (CLD-KHI) setebal 118 hal yang disusun dengan 4 pendekatan utama, gender, pluralisme, hak asasi manusia dan demokrasi, juga termasuk perusak ajaran Islam. Di antara isi draft adalah,

“Pernikahan bukan ibadah, perempuan boleh menikahkan dirinya sendiri, poligami haram, boleh nikah beda agama, boleh kawin kontrak, ijab kabul bukan rukun nikah, dan anak kecil bebas memilih agamanya sendiri.” Dan yang lebih nyeleneh lagi, “Masa Iddah bagi laki-laki yang putus karena kematian istri adalah 130 hari, bagi laki-laki yang putus karena cerai, masa iddahnya mengikuti masa iddah mantan istri.” Dalam sebuah diskusi di Jakarta, dia bilang semua laki-laki dan perempuan sama, tak peduli etnis, kekayaan, posisi sosial, bahkan orientasi seksualnya. Umpan empuk, Harian The Jakarta Post mengekspos ucapan dia. Edisi Jum’at (28/3/2008) dengan headline berbunyi: Islam ‘recognizes homosexuality’ (Islam mengakui homoseksualitas).

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Parahnya lagi, keberadaan mereka itu tak lebih dari perpanjangan tangan kaum imperialis Amerika Serikat. Ketika umat Islam di tanah air menuntut pembubaran Ahmadiyah, negara-negara Barat justru menekan pemerintah khususnya Departemen Agama agar tidak membubarkannya. Negara-negara itu adalah Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Inggris.

Ingat! Mereka adalah negara-negara penjajah bumi Irak, Palestina, Afganistan dan Lebanon.

Musuh kita semakin nyata… mereka adalah para pengusung virus Sepilis, (Sekulerisme Pluralisme Liberalisme) Perenial, Demokrasi, Hermeneutika, HAM, Gender, Inklusif dan sederetan paham-paham rusak lainnya yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Teman-teman! Ayo rapatkan barisan dan pererat ukhuwah Islamiyah, karena kita muslim satu aqidah. Jangan mau kita diadu domba untuk berantem dengan sodara seakidah, tapi kita lupa siapa musuh kita sebenarnya. Padahal sekarang mereka sedang mengacak-acak aqidah kita. Lihatlah, mereka adalah musuh kita sebenarnya. Yaa mereka itu Ahmadiyah dan para pembelanya…***

1 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. ya.. bubarkan… dan ajak kembali ke jalan yang benar, tapi putuskan suplai pound-sterling-nya dulu..


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.